Pemilih di Aceh Bertambah 12.320 Jiwa | Liputan 24 Aceh

Gratis Berlangganan

Tuliskan Alamat Email Anda. Gratis!

Delivered by FeedBurner

Pemilih di Aceh Bertambah 12.320 Jiwa

Posted by On 11:53 PM

Pemilih di Aceh Bertambah 12.320 Jiwa

Pemilih di Aceh Bertambah 12.320 Jiwa

Daftar Pemilih Tetap (DPT) Aceh hingga kini masih terus disempurnakan oleh Komisi Independen Pemilihan (KIP) Aceh

Pemilih di Aceh  Bertambah 12.320 JiwaTribunnews.comIlustrasi

BANDA ACEH - Daftar Pemilih Tetap (DPT) Aceh hingga kini masih terus disempurnakan oleh Komisi Independen Pemilihan (KIP) Aceh bersama jajaran penyelenggara di kabupaten/kota hingga ke kecamatan dan desa-desa. Berdasarkan data terbaru, pemilih Aceh bertambah 12.320 jiwa.

Namun, jumlah tersebut belum diverifikasi faktual. “Tambahan pemilih sebanyak 12.320 jiwa itu didapat KIP atas laporan masyarakat melalui Posko Gerakan Melindungi Hak Pilih (GMHP) di seluruh kabupaten/kota yang ada di Aceh,” kata Komi sioner KIP Aceh, Agusni AH saat ditanyai Serambi di Banda Aceh, Jumat (2/11).

Sebelumnya, jumlah pemilih Aceh yang telah ditetapkan dalam daftar pemilih tetap hasil perbaikan satu (DPT-HP 1) sebanyak 3.441.039 jiwa. Dengan adanya tambahan 13.320 pemilih itu, KIP nantinya akan kembali melakukan rapat pleno untuk menetapkan daftar pemilih tetap hasil perbaikan dua (DPT-HP 2).

“Data hasil dari didirikannya Posko GMHP KIP Aceh mendapatkan data pemilih tambahan atas laporan masyarakat sebanyak 12.320 pemilih,” kata Agusni AH.

Selain dari laporan GMHP, pihaknya juga menerima data pemilih tambahan sebanyak 519 jiwa berdasarkan laporan masyarakat via aplikasi mobile selama proses GMHP sejak satu bulan terakhir.

Agusni menjelaskan, Posko GMHP yang didirikan 1-28 Oktober di seluruh Aceh mendapat tanggapan positif dari masyarakat Aceh. Menurutnya, tidak sedikit masyarakat yang melapor karena belum masuk dalam daftar pemilih tetap. “Alhamdulillah, tanggapannya positif dan sejumlah masyarakat yang sebelumnya belum masuk dalam DPT telah melapor melalui posko ini,” kata Agusni.

Ia tambahkan, jumlah pemilih yang bertambah melalui laporan posko GMHP dan via aplikasi mobile yang telah diterima pihaknya, akan segera dilakukan verifikasi faktual. “Jadi, akan ada pemutakhiran data lagi sejak 1-9 November, baru nanti diplenokan di kabupaten/kota pada 12-13 November dan 13-14 November di tingkat provinsi. Jadi, jumlah pasti berapa total tambahan baru kita tahu setelah verifikasi faktual, kalau ini baru data input kita,” kata Agusni.

Sebelumnya, kata Agusni, KPU/KIP dari 34 provinsi se-Indonesia telah mempresentasikan satu per satu terhadap lima data pemilih, yakni data pemilih indikasi ganda, data anomali/invalid, data DP4 non-DPT, data hasil GMHP, serta data lapor aplikasi mobile di KPU RI di Jakarta.

Kelima jenis data pemilih itu hasil dari data yang dikerjakan selama 60 hari rekomendasi rapat pleno tingkat nasional pada 15 September lalu. Untuk Aceh sendiri, KIP telah melakukan penyisiran data pemilih guna perbaikan masing-masing data ganda sebanyak 44.000, data invalid 22.000, data DP4 non-DPT 39.991.

“Semua jenis data dan jumlahnya itu akan terus bergerak. Sedianya kami sebagai penyelenggara akan terus menghimpun dan input hingga rapat pleno di tingkat KIP kabupaten/kota se-Aceh dengan batas deadline 12 November 2018,” demikian Agusni AH. (dan)

Editor: hasyim Sumber: Serambi Indonesia Ikuti kami di Video PilihanSumber: Beri ta Aceh

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »