Aceh akan Usul Tambahan Solar Subsidi | Liputan 24 Aceh

Gratis Berlangganan

Tuliskan Alamat Email Anda. Gratis!

Delivered by FeedBurner

Aceh akan Usul Tambahan Solar Subsidi

Posted by On 11:21 AM

Aceh akan Usul Tambahan Solar Subsidi

Aceh akan Usul Tambahan Solar Subsidi

Kepala Dinas Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Aceh, Ir Mahdinur, mengatakan pihaknya akan menyurati

Aceh akan Usul Tambahan Solar SubsidiKADIS ESDM Mahdinur, bersama pihak Pertamina bahas pertambahan kuota solar untuk tiga bulan ke depan di ruang rapat Dinas ESDM, Banda Aceh, Rabu (3/7).

BANDA ACEH - Kepala Dinas Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Aceh, Ir Mahdinur, mengatakan pihaknya akan menyurati Plt Gubernur Aceh untuk membuat surat usulan kepada pemerintah pusat soal penambahan kuota solar subsidi untuk Aceh. Pasalnya, jatah yang sudah diberikan pusat untuk Aceh pada 2018 diperkirakan pasti tak bakal cukup lantaran permintaan dalam tiga b ulan ke depan semakin tinggi.

Mahdinur menyebutkan sesuai laporan Kepala Cabang Pemasaran Pertamina Aceh, Awan Raharjo kepada pihaknya, bahwa jatah solar subsidi untuk Aceh selama 2018 adalah 343.186 kl. Sedangkan yang sudah disalur Pertamina kepada SPBU hingga akhir September 257.692 kl, sehingga hanya tersisa 85.494 kl untuk kebutuhan tiga bulan lagi selama 2018. Seperti diketahui satu kl adalah 1.000 liter.

Mahdinur menyebutkan sisa jumlah itu sudah pasti sangat kurang, apalagi mulai Oktober, November, dan Desember, aktivitas pelaksanaan proyek pemerintah baik yang bersumber APBN, APBA, dan APBK semakin tinggi, termasuk untuk kebutuhan kendaraan yang sedang melaksanakan proyek tersebut, sehingga permintaan solar subsidi dalam tiga bulan ke depan diperkirakan meningkat hingga 20-25 persen per bulan dibanding bulan sebelumnya.

“Nah, dari perkiraan itu, kami akan menyampaikan laporan kepada Pak Nova bahwa Aceh butuh tambahan kuota solar subsidi 20-25 persen da ri sisa kuota sekarang ini 85.494 kl,” sebut Mahdinur kepada Serambi seusai rapat dengan pihak Pertamina di Dinas ESDM Aceh, Banda Aceh, Rabu (3/10).

Bahkan, menurut Mahdinur, untuk penyaluran premium subsidi yang penyalurannya mencapai 2.000 kl/hari, juga perlu ditambah kuotanya 20-25 persen lagi, meski untuk premium pemerintah pusat sudah menugaskan Pertamina mengatur pendistribusian sehemat mungkin.

Mahdinur menambahkan untuk mengamankan penyaluran solar subsidi tidak jebol terlalu besar dari kuota, maka pihaknya Senin depan akan menggelar rapat koordinasi (rakor) tentang pengawasan BBM subsidi bersama pihak Polda Aceh, Kepala Dinas ESDM Kabupaten/Kota, Asosiasi Penyalur BBM/Hiswana Migas Aceh, dan pengusaha SPBU. Misalnya, akan dibahas soal solar tak boleh dijual untuk pedagang pengecer, seperti diatur dalam Perpres 191/2014, tetapi selama ini aturan itu banyak yang langgar.

Sementara itu, Kepala Cabang Pertamina Aceh, Awan Raharjo, antara lain mengatakan pihaknya menyerahkan sepenuhnya kepada penegak hukum untuk menindak SPBU jika ada yang melakukan pelanggaran pidana dalam penyaluran BBM subsidi. Sedangkan sanksi administrasi untuk SPBU yang melanggar, diakuinya menjadi kewenangan mereka.

“Kami sangat membutuhkan dukungan pengawasan langsung dari masyarakat/konsumen BBM subsidi untuk melaporkan pelanggaran penyaluran BBM subsidi di SPBU kepada aparat penegak hukum (polisi/jaksa) dan Pertamina ke nomor 1500000,” harap Awan Raharjo. (her)

Editor: bakri Sumber: Serambi Indonesia Ikuti kami di Sumber: Berita Aceh

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »