Pemeriksaan Awal OTT di Disdikbud Aceh Utara Tuntas | Liputan 24 Aceh

Gratis Berlangganan

Tuliskan Alamat Email Anda. Gratis!

Delivered by FeedBurner

Pemeriksaan Awal OTT di Disdikbud Aceh Utara Tuntas

Posted by On 10:44 PM

Pemeriksaan Awal OTT di Disdikbud Aceh Utara Tuntas

Pemeriksaan Awal OTT di Disdikbud Aceh Utara Tuntas

Tim Sapu bersih pungutan liar (Saber pungli) Aceh, sudah menuntaskan pemeriksaan awal terhadap

Pemeriksaan Awal OTT di Disdikbud Aceh Utara TuntasALFIAN, Koordinator MaTA

LHOKSUKON â€" Tim Sapu bersih pungutan liar (Saber pungli) Aceh, sudah menuntaskan pemeriksaan awal terhadap pejabat dan staf di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Aceh Utara terkait Operasi Tangkap Tangan (OTT) di dinas setempat.

Seperti diketahui, Tim Saber Pungli Aceh yang terdiri atas unsur Kejati Aceh dan Polda Aceh, Selasa (18/9) melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap pejabat di Disdikbud Aceh Utara, karena melakukan pungli terhadap Kepala Pe ndidikan Anak Usia Dini dan Taman Kanak-Kanak (PAUD/TK) terkait Bantuan Operasional Penyelenggaraan (BOP PAUD) yang bersumber dari APBN.

“Pemeriksaan awal selesai, nanti dilengkapi lagi oleh Tim lain. Lalu akan digelar perkara oleh Tim yang menemukan dugaan pungli,” ujar Ketua Saber Pungli Aceh, Kombes Pol Drs Erwin Faisal, menjawab Serambi, melalui pesan WhatssApp, kemarin. Kemudian, menurutnya, tim yang melengkapi administrasi dan tim yustisi akan menentukan langkah lanjutan.

“Demikian rencana penanganan lanjutan,” ujarnya. Karena masih dalam proses pemeriksaan, menurut Kombes Erwin, pihaknya belum mengajukan Surat Pemberitahuan Dimulai Penyidikan (SPDP) ke Kejati Aceh. Sebab, pihaknya baru hendak menyiapkan gelar perkara lebih dulu.

“Yang penting, kita dapat menimbulkan dampak deteren, sehingga dapat mencegah pungli dan mengingatkan kepada semua masyarakat untuk tidak melakukan pungli,” tulis Kombes Pol Erwin Faisal.

Secara terpisah, Koordi nator LSM Masyarakat Transparansi Aceh (MaTA), Alfian kepada Serambi, kemarin menyatakan, Tim Saber Pungli Aceh harus memperjelas kepada publik siapa yang sudah menjadi tersangka dari hasil penangkapan tersebut.

“Karena sudah lebih dari 24 jam sejak ditangkap, tim saber punglim harus menyampaikan kepada publik. Sebab, dalam Peraturan Presiden Nomor 87 Tahun 2016 tentang Satuan Tugas Sapu Bersih Pungutan Liar, sifatnya terbuka. Karena itu tak boleh ditutupi,” ujar Alfian.

Apalagi, kata Alfian, sebelum melakukan OTT, tim sudah mengumpulkan keterangan dan barang bukti yang mengarah kepada tindak pidana korupsi. Sehingga, setelah ditangkap dapat ditentukan status pejabat yang ditangkap tersebut. “Ini penting bagi tim saber, karena menyangkut terhadap wibawa tim tersebut dan kepercayaan masyarakat,” katanya seraya menambahkan, publik patut mengawasi proses kasus itu tak berhenti di tengah jalan.

Informasi lain yang dikumpulkan Serambi, kemarin, tim saber pung li Aceh masih berada di Lhokseumawe dan Aceh Utara untuk menuntaskan pemeriksaan terkait kasus itu. Tapi, Pemeriksaan terhadap saksi tak lagi dilakukan di Kantor Disdikbud Aceh Utara seperti dua hari lalu. “Sepertinya belum dibawa pulang ke Banda Aceh. Mereka masih di sana,” kata sumber Serambi.(jaf)

Editor: bakri Sumber: Serambi Indonesia Ikuti kami di Sumber: Berita Aceh

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »