Malam Ini, Plt Gubernur Aceh Buka GAMIFest | Liputan 24 Aceh

Liputan 24 Aceh

Gratis Berlangganan

Tuliskan Alamat Email Anda. Gratis!

Delivered by FeedBurner

Malam Ini, Plt Gubernur Aceh Buka GAMIFest

Posted by On 4:05 AM

Malam Ini, Plt Gubernur Aceh Buka GAMIFest

Malam Ini, Plt Gubernur Aceh Buka GAMIFest

Perhelatan Gayo-Alas Mountain International Festival (GAMIFest) 2018 dijadwalkan akan dibuka oleh Pelaksana Tugas (Plt)

Malam Ini, Plt Gubernur Aceh Buka GAMIFestISTGenPI Aceh akan menggelar aneka kegiatan untuk menyukseskan event Gayo Alas Mountain International Festival (GAMIFest) 2018 di Aceh Tengah dan Bener Meriah.

TAKENGON - Perhelatan Gayo-Alas Mountain International Festival (GAMIFest) 2018 dijadwalkan akan dibuka oleh Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Aceh, Ir Nova Iriansyah MT, Jumat (14/9) malam, di Lapangan Musara Alun, Takengon, Kabupaten Aceh Tengah.

Kepastian tentang opening ceremony GAMIFest yang dihadiri oleh Plt Gubernur Aceh itu disampaikan ole h Kadis Kebudayaan dan Pariwisata Aceh, Drs Amiruddin Cut Hasan MSi yang dihubungi Serambi, Kamis (13/9) malam. “Sudah bisa dipastikan, GAMIFest akan dibuka oleh Plt Gubernur,” kata Amiruddin.

Menurut Amiruddin, dalam acara open ceremony, pihaknya telah mengundang sejumlah menteri untuk hadir dalam pembukaan GAMIFest 2018 di antaranya Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Puan Maharani dan Menteri Pariwisata, Arief Yahya. “Para menteri yang kita undang berhalangan hadir. Namun, ada juga sejumlah pejabat dari kementerian ikut menghadiri pembukaan besok (hari ini -red ),” jelasnya.

Disinggung tentang persiapan open ceremony, Amiruddin menjelaskan, secara umum persiapan pembukaan GAMIFest yang dipusatkan di Lapangan Musara Alun, Kota Takengon, sudah cukup matang. “Kemarin sampai dengan tadi siang, geladi resik sudah dilakukan. Termasuk sampai malam ini, beberapa item kegiatan untuk seremonial pembukaan akan dimatangkan,” tu turnya.

Sedangkan kegiatan GAMIFest akan dilaksanakan di empat kabupaten, di antaranya di Bener Meriah, Aceh Tengah, Gayo Lues, dan Kabupaten Aceh Tenggara. GAMIFest yang akan dimulai pada 14 September hingga 24 November 2018 merupakan parade seni budaya serta diisi dengan beragam even lain seperti sport tourism, pameran hingga expo.

Bupati Aceh Tengah, Shabela Abubakar, dalam rapat koordinasi pengisian indikasi program pada masterplan Rancangan Tata Ruang Wilayah (RTRW) Aceh, bersama Deputi Bidang Koordinasi Pemberdayaan Masyarakat Desa dan Kawasan, Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Kamis (13/9) di aula kantor bupati setempat, sempat menyinggung soal pentingnya pelaksanaan GAMIFest 2018.

Menurut Shabela Abubakar, pembagian wilayah untuk areal penggunaan lain (APL) hanya 23,32 persen sehingga memiliki keterbatasan untuk berkembang. “Jadi, GAMIFest menjadi pintu masuk untuk pengembangan kawasan tengah Aceh sebagai kawasan strate gis nasional,” kata Shabela.

Dia paparkan, beberapa data dan fakta pendukung untuk mewujudkan Dataran Tinggi Gayo (DTG) dan Alas menjadi kawasan strategis nasional di antaranya, wilayah tengah Aceh, modal perjuangan mempertahankan kemerdekaan dengan keberadaan Radio Rimba Raya.

Selain itu, keberadaan Kawasan Ekosistem Leuser (KEL) yang menjadi penyangga kebutuhan oksigen dunia. “Anugerah alam yang mendukung sektor pariwisata, mulai dari danau, sungai, dan gunung semuanya tersedia di Gayo dan Alas, namun banyak yang belum dikelola secara optimal,” jelas Bupati Aceh Tengah ini.

Potensi lain, lanjutnya, adanya komoditas unggulan, yaitu kopi arabika Gayo yang ada di tiga di Dataran Tinggi Gayo (DTG). Selanjutnya, Gayo dan Alas merupakan sumber energi dengan telah dibangunya PLTA Peusangan 1 dan 2. “Apalagi Danau Lut Tawar yang ada di kota Takengon, selain menjadi objek wisata, juga menjadi sumber kehidupan bagi beberapa kabupaten lain di Aceh,” lanjutnya.< /p>

Shabela menambahkan, adanya temuan arkeologi tentang manusia prasejarah di Loyang Mendale serta Loyang Ujung Karang yang diperkirakan telah berusia 8.500 tahun, membuktikan bahwasannya Gayo sudah dihuni oleh manusia sejak ribuan tahun silam. “Ini menjadi dasar penting, perlunya Gayo Alas menjadi kawasan strategis nasional,” jelasnya.

Dia berharap, melalui penetapan kawasan strategis nasional, pembangunan infrastruktur dan pengembangan kawasan dapat memberi manfaat ekonomi dan kesejahteraan masyarakat. “Tidak hanya untuk masyarakat Dataran Tinggi Gayo dan Alas, tapi bagi seluruh masyarakat Aceh,” pungkasnya.

Adapun agenda open ceremony diselenggarakan di Lapangan Musara Alun dan akan diisi sejumlah pertunjukan, di antararanya, Selawat Badar, pembacaan puisi oleh Fikar W Eda, visual audio Gamifest, tarian kolosal, performance musik tradisi oleh Ervan Ceh Kul, dan beragam even lainnya. Open ceremony GAMIFest 2018 bisa juga disaksikan melalui live streaming http://fb.com/serambinews. (my)

Editor: bakri Sumber: Serambi Indonesia Ikuti kami di Sumber: Berita Aceh

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »