Ikatan Masyarakat Aceh-Turki Adakan Seminar dan Expo Internasional | Liputan 24 Aceh

Liputan 24 Aceh

Gratis Berlangganan

Tuliskan Alamat Email Anda. Gratis!

Delivered by FeedBurner

Ikatan Masyarakat Aceh-Turki Adakan Seminar dan Expo Internasional

Posted by On 6:09 AM

Ikatan Masyarakat Aceh-Turki Adakan Seminar dan Expo Internasional

Ikatan Masyarakat Aceh-Turki Adakan Seminar dan Expo Internasional

dia berharap Pemerintah Aceh mau meningkatkan kerjasama dalam bidang pendidikan dengan pemerintah Turki

Ikatan Masyarakat Aceh-Turki Adakan Seminar dan Expo InternasionalMantan wali kota Banda Aceh, Illiza Sa'aduddin Djamal menjadi salah satu pemateri pada kegiatan seminar Ikamat di UIN Ar-Raniry, Banda Aceh, Selasa (4/9/2018)

Laporan Masrizal I Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Ikatan Masyarakat Aceh Turki (IKAMAT), bekerjasama dengan Pusat Layanan International (PLI) menyelenggarakan seminar dan expo internasional di Aula Fakultas Psikologi UIN Ar-Rani ry, Selasa (4/9/2018).

Kegiatan dengan tema “Menyambung Kembali Jembatan Persaudaraan Aceh Türkiye” diikuti oleh berbagai kalangan mulai dari pelajar SMA se Banda Aceh dan Aceh Besar, mahasiswa, serta masyarakat.

Ketua Ikamat, Darlis Aziz menyampaikan, even ini merupakan agenda tahunan yang diadakan oleh Ikamat dalam rangka memperkenalkan pendidikan di Turki kepada para pelajar dan mahasiswa Aceh.

Baca: Kotak Makan Berlapis Emas Hilang Beserta Barang Berharga Senilai Rp 104 Miliar, Polisi Buru Pencuri

Acara yang dimulai dengan napak tilas sejarah hubungan Aceh dan Turki Utsmani ini mengajak generasi muda untuk mengenal dan membaca kembali identitas sejarah untuk kemajuan Aceh di masa depan.

"Karena bangsa yang besar adalah bangsa yang mengenal identitasnya sebagaimana Jepang, Korea, Jerman, dan juga Turki sendiri," katanya.

Dia menjelaskan bahwa di Turki makam para pendahulu bangsa sangat dihormati dan di pugar dengan sangat indah bahkan dijadikan taman-taman di tengah kota.

Baca: Indonesia Kena Dampak Paling Parah di Asean, Tantangan Besar Negara yang Miliki Utang Tertinggi

"Hal ini yang kontras terlihat di Aceh bahkan sempat mau dijadikan tempat pembuangan limbah manusia," ujarnya.

Darlis juga menyampaikan, dalam kegiatan itu Ikamat juga menawarkan kerjasama pendidikan antara Pemerintah Aceh dengan Pemrintah Turki karena itu dibolehkan dalam Undang-Undang No 11 tahun 2006 tentang Pemerintahan Aceh.

"Ini merupakan kesempatan yang baik untuk memulai menurut saya. Kenapa dengan Jerman kita bisa melakukan kerjasama bersama lembaga DAAD, kenapa dengan Turki tidak?” kata dia.

Baca: Anggota DPRA Ini Malu, Bireuen Semakin Jumud dan Kolot

Karena itu, dia berharap Pemerintah Aceh mau meningkatkan kerjasama dalam bidang pendidikan dengan pemerintah Turki.

"Karena sampai saat ini LPSDM Aceh belum satupun mengirim mahasiswa Aceh untuk belajar di negeri bekas Ottoman tersebut. Padahal Pendidikan Turki juga tidak kalah dengan negara-negara eropa lainnya, kita mempertanyakan ini," pungkasnya.

Selain melaksanakan seminar, Ikamat juga menggelar ekspo tentang informasi kampus dan profil lembaga penyedia beasiswa dari berbagai negara yang disampaikan oleh warung international seperti Malaysia Corner, Warung Prancis, Japan Corner, Germany Corner dan America Center.(*)

Penulis: Masrizal Bin Zairi Editor: Hadi Al Sumaterani Sumber: Serambi Indonesia Ikuti kami di Sumber: Berita Aceh

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »