Efek Nyak Sandang, 47 Warga Aceh Klaim Utang Negara ke Mereka | Liputan 24 Aceh

Gratis Berlangganan

Tuliskan Alamat Email Anda. Gratis!

Delivered by FeedBurner

Efek Nyak Sandang, 47 Warga Aceh Klaim Utang Negara ke Mereka

Posted by On 11:44 PM

Efek Nyak Sandang, 47 Warga Aceh Klaim Utang Negara ke Mereka

  • VIVA â€" Setelah terbentuk tim inventarisasi dan verifikasi obligasi masyarakat Aceh, DPR Aceh mendorong percepatan pengakuan dan pemenuhan kewajiban atas obligasi yang dimiliki oleh masyarakat.

    Hal itu mencuat ketika DPR Aceh menggelar rapat terbatas dengan Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) Kementerian Keuangan Kanwil Aceh, Official Bank Indonesia, Bursa Efek Indonesia (BEI) Aceh, GM Manager Garuda Indonesia dan Official Otoritas Jasa Keuangan.

    Seusai Nyak Sandang, tim ini sudah menerima sekitar 86 salinan atau photocopy obligasi dari 47 pemilik. Obligasi itu beragam, mulai dari surat utang pembelian pesawat pertama RI, pembelian kapal haji dan lainnya.

    Wakil ketua DPR Aceh, Sulaiman Abda mengatakan , pertemuan tersebut membahas upaya percepatan pengakuan dan pemenuhan tanggung jawab negara terhadap obligasi yang saat ini masih dimiliki oleh sebagian masyarakat Aceh.

    "Keberadaan obligasi yang masih dimiliki dan tersimpan oleh para ahli waris yang ada di masyarakat Aceh, pada hakikatnya merupakan bukti nyata atas manifestasi kecintaan rakyat Aceh terhadap Republik Indonesia,” ujar Sulaiman Abda saat dikonfirmasi usai menggelar rapat tersebut di Aceh pada Rabu malam, 5 Agustus 2018.

    Lihat Juga
    • DPR Minta Menteri Rini Reschedule Pembayaran Utang Perusahaan BUMN

    • BI Pastikan SBI Tak Rebut Pasar Surat Berharga Pemerintah

    • Pekan Kedua Juli, Dana Asing ke RI Capai Rp7,1 Triliun

    Tahapan yang dilakukan oleh tim inventarisasi dan verifikasi obligasi masyarakat Aceh, lanjut Sulaiman ialah guna mendorong untuk dilakukannya tahapan berikutnya yakni berupa verifikasi dan validasi oleh Kementerian Keuangan melalui direktorat terkait terhadap obligasi milik masyarakat Aceh yang sudah terkump ul di sekretariat inventarisasi dan verifikasi obligasi masyarakat Aceh.

    “Ya ini juga untuk mengakui sekaligus memberikan kompensasi atas obligasi yang pernah dikeluarkan berdasarkan UU Nomor 4 Tahun 1946 tentang pinjaman nasional 1946 yang ditandatangani oleh Ir Soekarno selaku Presiden RI pada masa itu,” ujarnya.

    Sebelumnya, tim Inventarisasi dan verifikasi obligasi ini sudah terbentuk saat Nyak Sandang memiliki bukti nyata surat utang negara yang masih utuh. Tim ini secara khusus dibentuk oleh DPR Aceh untuk mewadahi masyarakat Aceh yang masih memiliki bukti obligasi.

Sumber: Berita Aceh

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »