Tersangka Pembunuh PNS Aceh Utara Ditangkap | Liputan 24 Aceh

Liputan 24 Aceh

Gratis Berlangganan

Tuliskan Alamat Email Anda. Gratis!

Delivered by FeedBurner

Tersangka Pembunuh PNS Aceh Utara Ditangkap

Posted by On 12:12 AM

Tersangka Pembunuh PNS Aceh Utara Ditangkap

Tersangka Pembunuh PNS Aceh Utara Ditangkap

Tim Satreskrim Polres Lhokseumawe berhasil mengungkap kasus pembunuhan yang menimpa Muhammad Ishak

Tersangka Pembunuh PNS Aceh Utara DitangkapKASAT Reskrim Polres Lhokseumawe, Iptu Reski Adrian memperlihatkan barang bukti yang digunakan tersangka kasus pembunuhan seorang PNS Dinas Sosial dan Tenaga Kerja Aceh Utara, Muhammad Ishak (48) yang ditemukan tewas bersimbah darah di gudang miliknya di Desa Meunasah Manyang, Kecamatan Muara Dua, Lhokseumawe, Senin (13/8).

* Kedua Kakinya Ditembak

LHOKSEUMAWE - Tim Satreskrim Polres Lhokseumawe berhasil mengungkap kasus pembunuhan yang me nimpa Muhammad Ishak (48), seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Aceh Utara. Polisi telah berhasil menangkap satu tersangka berinisial NS (36) asal Samudera, Aceh Utara.

“Saat ditangkap, dia berusaha melawan dan membahayakan petugas, maka langsung anggota kami melumpuhkan korban dengan dua kali tembakan yang terukur di kedua kakinya,” ujar Kapolres Lhokseumawe AKBP Ari Lasta Irawan, melalui Kasat Reskrim Reski Adrian, kemarin.

Dijelaskan AKP Reski, setelah terjadi pembunuhan pihaknya mulai melakukan penyelidikan dan pemeriksaan saksi-saksi sehingga tersangka mengarah ke Ns.

“Setelah kita yakini dia berada di rumah, maka langsung kita tangkap. Bersamanya, kita berhasil menyita uang 20-an juta rupiah, emas, sepeda motor dan beberapa handphone,” ujar AKP Reski.

Berdasarkan pengakuan tersangka, kasus pembunuhan ini berawal dari kasus utang-piutang. Ddi antara keduanya selama ini terlibat bisnis jual beli sapi untuk daging meugang dan juga bibit tumbuh an.

Pada siang sebelum terjadi pembunuhan, antara NSs dengan korban sempat cekcok mulut melalui telepon. NS meminta utangnya bisa segera dilunasi oleh korban sehingga disepakati untuk bertemu di gudang tempat terjadi pembunuhan, yakni pada sore harinya.

Pada sore hari, ternyata Ns datang dengan seorang temannya (sekarang jadi DPO). Di lokasi gudang tersebut, keduanya pun kembali cekcok mulut. Sehingga korban sempat emosi, sambil melempar uang Rp 100 juta ke tempat pembuangan sampah, dia pun berjalan hendak keluar dari gudang. Saat itulah Ns mengambil linggis yang ada di dalam gudang dan memukul bagian kening korban, hingga tersungkur. Selanjutnya, teman Ns mengambil pisau dan menebas leher bagian belakang korban. “Setelah itu baru kedua tersangka pergi dengan membawa uang 100 juta rupiah dan handphone korban,” jelasnya.

Untuk handphone korban, sebut AKP Reski, dibuang tersangka di sungai Geudong. Sedangkan uang, dibagi berdua. Uang jatah Ns, sebagian kecil s empat digunakan Ns untuk menebus emas di pegadaian. “Sehingga bersama Ns, selain menyita uang 20-an juta rupiah, juga menyita emas yang ditebus dengan menggunakan uang milik korban,” paparnya.

Ditambahkan, untuk teman Ns, identitasnya sudah diketahui dan kini sudah dinyatakan sebagai DPO. “Kita masih terus memburu tersangka satu lagi yang kini telah dinyatakan sebagai DPO,” demikian AKP Reski.

Diberitakan sebelumnya, Muhammad Ishak (48) seorang PNS Aceh Utara ditemukan tewas dengan kondisi luka tebas di bagian leher belakang di dalam sebuah gudang perabot Desa Alue Awe, Kecamatan Muara Dua, Lhokseumawe, Selasa (7/8) sekitar pukul 17.00 WIB. (bah)

Editor: bakri Sumber: Serambi Indonesia Ikuti kami di Sumber: Berita Aceh

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »