Pejabat Disdik Aceh Barat Terjaring OTT, Rp 157 Juta Disita | Liputan 24 Aceh

Gratis Berlangganan

Tuliskan Alamat Email Anda. Gratis!

Delivered by FeedBurner

Pejabat Disdik Aceh Barat Terjaring OTT, Rp 157 Juta Disita

Posted by On 12:11 AM

Pejabat Disdik Aceh Barat Terjaring OTT, Rp 157 Juta Disita

Pejabat Disdik Aceh Barat Terjaring OTT, Rp 157 Juta Disita

Kepolisian Resor (Polres) Aceh Barat menetapkan satu pejabat Dinas Pendidikan (Disdik) kabupaten setempat

Pejabat Disdik Aceh Barat Terjaring OTT, Rp 157 Juta DisitaANGGOTA Polres Aceh Barat mengiring tersangka kasus dugaan pungli yang ditangkap dalam kasus dana DAK 2018 ketika diamankan di Mapolres setempat, Kamis (23/8).

MEULABOH - Kepolisian Resor (Polres) Aceh Barat menetapkan satu pejabat Dinas Pendidikan (Disdik) kabupaten setempat bersama seorang kepala sekolah, satu kepala sanggar kegiatan belajar (SKB), seorang tenaga honorer, dan seorang rekanan sebagai tersangka dalam opera si tangkap tangan (OTT) kasus dugaan pungutan liar (pungli).

Kelimanya dibekuk oleh Tim Sapu Bersih Pungutan Liar (Saber Pungli) Aceh Barat pada Senin (20/8) sore. Tim juga menyita uang sebagai barang bukti (BB) dari tangan tersangka sebesar Rp 157,6 juta.

Kelima orang yang sudah berstatus tersangka itu adalah MN (47), Kepala Seksi Sarana dan Prasarana (Kasi Sarpras) Disdik Aceh Barat; RS (33) tenaga honorer di Disdik Aceh Barat; MB (40), kontraktor pekerjaan; ZL (49), Kepala SD Ranto Panjang II; dan AL (38), Kepala Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Aceh Barat. Kelimanya sudah dijebloskan ke sel mapolres setempat.

Dari lima tersangka, hanya seorang perempuan, yakni ZL yang berstatus kepala sekolah. Penahanannya dilakukan terpisah dari tersangka lainnya.

Diperoleh informasi, pejabat dari Disdik Aceh Barat itu ditangkap setelah polisi mendapat laporan tentang adanya praktik pungli dan tindak pidana korupsi proyek Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun 2018 yang bersu mber dari pemerintah pusat untuk pengadaan barang-barang pada 21 sekolah di kabupaten itu.

Polisi berhasil membekuk pelaku ketika sedang melakukan transaksi penyerahan uang di mushala sebuah bank di Meulaboh.

Tim Satreskrim Polres Aceh Barat awalnya membekuk RS (33), tenaga honorer, ketika sedang mengutip uang dari sejumlah kepala sekolah di mushala itu setelah uang ditarik di bank. Setelah itu polisi mengembangkan penyelidikan dan akhirnya menangkap AL, ZL, dan MB.

Setelah digiring ke polres dan menjalani pemeriksaan awal, polisi kemudian membekuk MN, pejabat disdik yang disebut-sebut sebagai orang yang menyuruh mengutip uang pungli pada proyek tersebut.

Setelah menjalani sejumlah pemeriksaan akhirnya polisi menetapkan lima orang sebagai tersangka. MN yang merupakan kepala seksi di disdik setempat merupakan pejabat baru yang dilantik oleh Bupati Ramli MS dalam mutasi beberapa bulan lalu.

Dalam kasus ini, polisi ikut memeriksa sejumlah kepala sekol ah dan pejabat Disdik Aceh Barat lainnya, tapi sejauh ini masih merupakan saksi.

Halaman selanjutnya 12
Editor: bakri Sumber: Serambi Indonesia Ikuti kami di Sumber: Berita Aceh

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »