Pembunuh Bunta Ditangkap, Kini Saatnya Menunggu Hadiah dari BKSDA dan Gubernur Aceh | Liputan 24 Aceh
www.AlvinAdam.com

Liputan 24 Aceh

Gratis Berlangganan

Tuliskan Alamat Email Anda. Gratis!

Delivered by FeedBurner

Pembunuh Bunta Ditangkap, Kini Saatnya Menunggu Hadiah dari BKSDA dan Gubernur Aceh

Posted by On 9:37 PM

Pembunuh Bunta Ditangkap, Kini Saatnya Menunggu Hadiah dari BKSDA dan Gubernur Aceh

Pembunuh Bunta Ditangkap, Kini Saatnya Menunggu Hadiah dari BKSDA dan Gubernur Aceh

Kapolres mengatakan, pihaknya tidak berfokus pada reward uang seperti yang dijanjikan BKSDA dan Gubernur Aceh.

Pembunuh Bunta Ditangkap, Kini Saatnya Menunggu Hadiah dari BKSDA dan Gubernur AcehSERAMBINEWS.COM/SENI HENDRIPolisi memperlihatkan gading gajah bunta yang diamankan dari para tersangka, di Mapolres Aceh Timur, Senin (2/7/2018).

Laporan Seni Hendri | Aceh Timur

SERAMBINEWS.COM, IDI - Jajaran Polres Aceh Timur, telah berhasil menangkap duga pelaku yang diduga membunuh Bunta, gajah jinak di Conservation Respon Unit (CRU) Serbajadi, Aceh Tim ur.

“Benar dua tersangka telah kita amankan. Termasuk gading yang diduga milik Bunta sepanjang 126 cm,” jelas Kapolres Aceh Timur, AKBP Wahyu Kuncoro, Senin (2/7/2018).

Namun identitas kedua pelaku yang telah diamankan akan dirilis secara resmi oleh Polres Aceh Timur, bersama Bareskrim, dan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI dalam waktu dekat.

Bunta merupakan satu dari empat gajah jinak yang ditempatkan di CRU Serbajadi untuk membantu memimalisir konflik gajah liar dengan petani.

Tapi, sayang sejumlah oknum warga tega menghabisi Bunta dengan sadis.

Baca: Dua Tersangka Pembunuh Gajah Bunta Tertangkap, Ini Kata Kapolres Aceh Timur

Pada Sabtu 9 Juni 2018 pagi sekitar pukul 08.00 WIB, Bunta ditemukan mati oleh Saifuddin selaku petugas CRU. Pipi sebelah kiri Bunta dibacok sadis, dan gadingnya raib.

Sebelum dieksekusi dan diambil gadingnya, Bunta diduga sengaja diracun. Karena dekat bangkainya ditemukan buah yang diduga berisi racun.

12 tahun menjadi gajah jinak sejak ditangkap di Aceh Utara tahun 2006 Bunta memiliki banyak kenangan manis baik saat masih di pusat pelatihan gajah maupun di CRU Serbajadi, sedangkan di CRU Serbajadi sendiri Bunta masih dua tahun sejak CRU diresmikan Gubernur Aceh Zaini Abdullah tahun 2006.

Baca: Pemerintah Aceh Minta Pembunuh Gajah Jinak Bunta Ditindak Tegas

Karena memiliki banyak kenangan manis dan dikenal pemberani di kalangan temannya di CRU Serbajadi. Karena itupula, kepergian Bunta meninggalkan duka dan kesedihan bagi banyak pihak terutama para mahout, BKSDA, dan para lembaga pegiat konservasi sumber daya alam dan satwa dilindungi.

Halaman selanjutnya 1234
Penulis: Seni Hendri Editor: Yusmadi Su mber: Serambi Indonesia Ikuti kami di Sumber: Berita Aceh

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »