Beli Hp dari Pembunuh Asun, Dua Pemuda Aceh Jaya Penjara 8 dan 7 Tahun | Liputan 24 Aceh
www.AlvinAdam.com

Liputan 24 Aceh

Gratis Berlangganan

Tuliskan Alamat Email Anda. Gratis!

Delivered by FeedBurner

Beli Hp dari Pembunuh Asun, Dua Pemuda Aceh Jaya Penjara 8 dan 7 Tahun

Posted by On 9:38 PM

Beli Hp dari Pembunuh Asun, Dua Pemuda Aceh Jaya Penjara 8 dan 7 Tahun

Beli Hp dari Pembunuh Asun, Dua Pemuda Aceh Jaya Penjara 8 dan 7 Tahun

Keduanya dinyatakan bersalah setelah membeli Hp dari Ridwan, pelaku pembunuhan sadis terhadap Tjie Sun alias Asun sekeluarga.

Beli Hp dari Pembunuh Asun, Dua Pemuda Aceh Jaya Penjara 8 dan 7 Tahun RIDWAN (22), pelaku pembunuhan terhadap Tjie Sun alias Asun dan keluarga digiring petugas seusai menjalani sidang perdana di PN Banda Aceh, Selasa (26/6). SERAMBI/HARI MAHARDHIKA

Laporan Masrizal | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Dua warga Aceh Jaya, Salman (28) dan Wali Afzal (27) ternyata telah divonis masing-masing 8 dan 7 ta hun penjara oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Banda Aceh.

Keduanya dinyatakan bersalah setelah membeli Hp dari Ridwan, pelaku pembunuhan sadis terhadap Tjie Sun alias Asun sekeluarga.

Hal itu terungkap dalam sidang lanjutan perkara Ridwan alias Iwan di Pengadilan Negeri Banda Aceh, Senin (2/7/2018).

Baca: Terdakwa Pembunuh Asun Didakwa Pasal Berlapis

Dalam sidang itu, Salman dan Wali Afzal yang kini ditahan di Rutan Banda Aceh yang berada di Desa Kajhu, Kecamatan Baitussalam, Aceh Besar dihadirkan sebagai saksi untuk terdakwa Ridwan.

"Saya ditangkap setelah ditangkap saudara Ridwan. Ridwan ditangkap siang, malamnya saya ditangkap polisi," kata Salman ketika ditanya Ketua Majelis Hakim, Totok Yanuarto SH MH yang juga baru mengetahui bahwa saksi sebagai terpidana dalam kasus penadahan.

Pengakuan yang sama juga disampaikan Wali Afzal.

Baca: VIDEO - Di Pengadilan, JPU Ungkap Motif Pembunuhan Asun Se keluarga

Keduannya terseret dalam kasus Ridwan karena membeli Hp merek Nokia dan Samsung J7 Prime milik Asun yang diperoleh dari hasil pembunuhan yang dilakukan oleh Ridwan.

Keduanya melanggar Pasal 480 KUHP tentang penadahan.

Salman dan Wali Afzal kemudian divonis masing-masing 8 dan 7 tahun penjara pada 24 April lalu.Dalam sidang kemarin, kedua saksi mengaku tidak mengetahui bahwa Hp yang dibeli itu hasil kejahatan pembunuhan.

Baca: Terungkap di Pengadilan, Selain Membunuh, Ridwan Juga Perlakukan tak Senonoh Istri Asun

Ridwan mengelabui saksi dengan mengatakan itu Hp milik pacarnya.

Mereka baru mengetahui Hp itu milik Asun setelah terdakwa Ridwan dihadirkan sebagai saksi ketika keduanya menjadi terdakwa dalam kasus penadahan. (*)

Penulis: Masrizal Bin Zairi Editor: Yusmadi Sumber: Serambi Indonesia Ikuti kami di Sumber: Berita Aceh

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »