Kapolres Aceh Singkil Bantu Evakuasi Korban Banjir Sultan Daulat ... | Liputan 24 Aceh

Gratis Berlangganan

Tuliskan Alamat Email Anda. Gratis!

Delivered by FeedBurner

Kapolres Aceh Singkil Bantu Evakuasi Korban Banjir Sultan Daulat ...

Posted by On 7:54 PM

Kapolres Aceh Singkil Bantu Evakuasi Korban Banjir Sultan Daulat ...

Kapolres Aceh Singkil Bantu Evakuasi Korban Banjir Sultan Daulat, Kerahkan Personel dan Perahu Karet

Bantuan evakuasi melibatkan sejumlah personel dengan menggunakan perahu karet milik Polri yang langsung dibawa dari Mapolres Aceh Singkil.

Kapolres Aceh Singkil Bantu Evakuasi Korban Banjir Sultan Daulat, Kerahkan Personel dan Perahu KaretSERAMBINEWS.COM/KHALIDINKondisi banjir di jalan nasional Subulussalam-Tapaktuan, Desa Suka Maju, Kecamatan Sultan Daulat, Kota Subulussalam, Selasa (5/12/2017).

Laporan Khalidin | Subulussalam

SERSMBINEWS.COM, SUBULUSSALAM - Kapolres Aceh Singkil, AKBP Ian Rizkian Milyardin SIK terjun langsung membantu evakuas i warga korban banjir di Desa Suka Maju, Kecamatan Sultan Daulat, Kota Subulussalam, Selasa (5/12/2017).

Bantuan evakuasi melibatkan sejumlah personel dengan menggunakan perahu karet milik Polri yang langsung dibawa dari Mapolres Aceh Singkil.

Kapolres Aceh Singkil, AKBP Ian Rizkian dengan berseragam lengkap, perwira ini tak sungkun turun masuk ke dalam genangan banjir yang mencapai pinggang orang dewasa itu.

Baca: Orang Sakit Digendong Untuk Evakuasi, Dampak Banjir Terparah Setelah 17 Tahun di Subulussalam

Kepada Serambinews.com, Kapolres Ian Rizkian menyatakan belum ada laporan korban jiwa atas musibah banjir di Subulussalam.

Meski begitu, kepolisian terus memantau membantu para korban mengevakuasi atau menyelamatkan harta benda mereka.

"Kita bantu proses evakuasi dan penyelamatan barang warga yang menjadi korban banjir," kata AKBP Ian Rizkian.

Baca: FPI Sumbang Sembako untuk Korban Banjir di Subul ussalam

Seperti diketahui, tiga desa dalam Kecamatan Sultan Daulat, yakni Suka Maju, Sigrun dan Jabi-Jabi dikepung banjir besar hingga menyebabkan ribuan warga harus mengungsi baik ke rumah sanak keluarga, tetangga atau pindah ke bagian tertinggi rumah mereka.

Banjir terjadi akibat meluapnya sungai besar yang membentang di ketiga desa ini.

Bahkan banjir diperparah oleh kiriman dari Kutacane, Aceh Tenggara. (*)

Penulis: Khalidin Editor: Hadi Al Sumaterani Sumber: Serambi Indonesia Ikuti kami di Sumber: Google News | Liputan 24 Singkil

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »